jadwal-ujian-sekolah-2015/2016
Berikut ini adalah jadwal dan kisi-kisi Ujian Sekolah 2015/2016.
Praktikum IPA di SMPIT AT TAQWA
Siswa-siswi SMPIT AT TAQWA diajak untuk menyeimbangkan konsep dan praktek.
Aktivitas Penyambutan Siswa di SDIT AT TAQWA
Menyambut siswa dengan penuh ramah akan membuat siswa bersemangat dalam aktivitas sekolah seharian.
LDKS OSIS SPITTAQ
Membekali calon anggota OSIS dengan materi kerja sama tim.
AMST kelas 8 SMPIT AT TAQWA
Achievement Motivation and Spiritual Training (AMST) adalah program untuk menyiapkan siswa kelas 8 untuk Sukses Ujian Nasional di Kelas 9 nantinya.
Thursday, 20 February 2014
Sunday, 16 February 2014
Uji Kompetensi 1 - Persegi dan Persegipanjang
Cara Pengerjaan Tugas
1.
Pilihlah 5 soal yang memuat materi Keliling dan
Luas dari Persegi dan Pesegipanjang.
2.
Setiap soal memiliki poin yang berbeda sesuai
dengan tingkat kesulitan soal.
3.
Selesaikan soal tersebut dalam waktu 30 menit di
kertas yang diberikan.
4.
Presentasikan salah satu nomor yang telah
dikerjakan.
1. Rayfa memanfaatkan
tanah kosongnya untuk tempat kandang kambing. Luas tanah 100 m2. Ada
empat kandang kambing yang akan dibuat dan tiap-tiap kandang berbentu sama, yaitu
persegi. Berapa dm2 luas tiap-tiap kandang kambing? (Poin 1000)
2. Sebuah kebun
jagung berbentuk persegipanjang memiliki ukuran panjang 90 cm dan lebar 7 m. Berapa are luasnya? (Poin 1000)
3. Jika suatu
persegi memiliki luas 144 cm2, berapa kah panjang sisinya? (Dalam satuan mm). (Poin 1000)
4. Sebuah lapangan
basket berbentuk persegipanjang memiliki luas 84 m2 dengan panjang 12
m. Hitunglah lebar lapangan itu dalam satuan
deka meter! (Poin 1000)
5. Kamar mandi
Aby akan dipasangi ubin. Luas kamar mandi 20
m2. Sementara luas ubin 20 cm2. Berapa banyak ubin yang diperlukan
? (Poin 2000)
6. Diketahui ukuran
permukaan sebuah meja yang berbentuk persegipanjang adalah 120 cm × 80 cm. Di atas meja tersebut terdapat sebuah buku tulis berbentuk persegi panjang berukuran
20 cm × 30 cm. Tentukan perbandingan keliling buku tulis dengan
keliling permukaan meja tersebut! (Poin 3000)
7. Rani memiliki
sebuah kain yang berbentuk persegipanjang. Ia berencana menghias sekeliling kain
tersebut dengan renda. Jika ternyata renda yang diperlukan Rani paling sedikit 450
cm, perkirakan ukuran kain yang dimiliki Rani! (Poin 3000)
8. Tentukan
berbagai kemungkinan ukuran persegipanjang yang mungkin, jika diketahui luas persegipanjang tersebut
200 cm2! (Poin 2000)
9. Mungkinkah sebuah
persegi memiliki keliling yang sama dengan sebuah persegipanjang? Jika mungkin,
tentukan ukuran persegi dan persegipanjang tersebut! (Poin 3000)
10. Diberikan persegipanjang
PQRS. Titik O terletak di dalam PQRS sedemikian sehingga
OP = 3 cm, OQ = 12 cm. Tentukanlah
panjang sisi OR! (Poin 5000)
Monday, 3 February 2014
Rubrik Penilaian Materi Pola Bilangan
Setelah memahami seluk beluk tentang pola bilangan, saatnya siswa kelas VII SMPIT AT TAQWA membuat sebuah media pembelajaran tentang Pola Bilangan Segitiga, Persegi, dan Persegi Panjang. Mereka juga berusaha mencetak sejarah dalam dunia Matematika dengan cara menciptakan sebuah pola bilangan baru.
Apakah mereka sanggup???
Untuk mengapresiasi kerja mereka, maka akan dilakukan beberapa penilaian dengan rubrik dibawah ini:
- Penilaian dari Guru
- Penilaian Diri Sendiri
- Penilaian Teman
Sunday, 26 January 2014
Perintah Membaca Al Qur'an
“Sesungguhnya orang – orang yang selalu
membaca Kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebagian rezki
yang Kami anugrahkan kepada mereka dengan diam – diam dan terang –
terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak merugi. Agar
Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada
mereka (Karunia-Nya).”Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha
Mensyukuri” (QS.Fathir :29-30)
“Allah telah menurunkan perkataan yang
paling baik (yaitu) Al-Qur’an yang serupa lagi berulang – ulang, gemetar
karenanya orang – orang yang takut kepada Rabb-nya, kemudian menjadi
tenang hati dan kulit mereka diwaktu mengingat Allah. Itulah petunjuk
Allah , dengan KItab itu Dia menunjuki siapa saja yang dikehendaki-Nya.
Dan baranag siapa yang disesatkan Allah, niscaya tak ada baginya seorang
pemimpinpun.” (Q.S.Az-Zmuar [39]:23)
“Karena itu, bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al-Qur’an” (Q.S.Al-Muzzammil [73]:20)
Sahabat Joewa yang selalu luar biasa,
berdasarkan ayat tersebut di atas jelas bahwa membaca Al-Qur’an
merupakan suatu perintah dari Allah yang harus kita laksanakan, sebab
dengan membaca Al-Qur’an hati akan menjadi tenang dan damai yang akan
menjadikan hidup kita selalu bergairah untuk meraih manfaat dunia dan
akhirat. Mari bertilawah dan mengistiqamahkannya. Amiin..
Saturday, 25 January 2014
Sholat Jama' dan Qasar
Nah, dosa apa tidak ya?
Jawabnya tergantung kita di waktu Ashar. Artinya, jika pada waktu sholat Ashar hanya melakukan sholat Ashar, maka kita termasuk dosa. Jika kita juga menunaikan sholat Dhuhur, maka kita tidak dosa.
Lho, apakah boleh melakukan Sholat Dhuhur di waktu Ashar?
Jawabnya BOLEH.. Sholat Jama' namanya..
Yuk kita lihat penjelasannya ya..
1. Apa itu Sholat Jama'?
Sholat jamak adalah salat yang digabungkan, maksudnya menggabungkan dua Sholat fardu yang dilaksanakan pada satu waktu. Misalnya menggabungkan Sholat Duhur dan Asar dikerjakan pada waktu Duhur atau pada waktu Asar. Atau menggabungkan Sholat Magrib dan ‘Isya dikerjakan pada waktu magrib atau pada waktu ‘Isya. Sedangkan Sholat Subuh tetap pada waktunya tidak boleh digabungkan dengan sholat lain.
2. Kapan kita melakukan Sholat Jama'?
Hukum mengerjakan Sholat Jamak adalah mubah (boleh) bagi orang-orang yang memenuhi persyaratan.
Rasulullah saw bersabda:
عَنْ اَنَسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ كانَ رَسُولُ اللهِ
صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلمْ اِذا رَحِلَ قَبْلَ اَنْ تَزِيْغَ الشَمْسُ
اخِرَ الظُهْرِ اِلى وَقْتِ العَصْرِ ثُمَّ نَزَلَ يَجْمَعُ بَيْنَهُمَا
فَاِنْ زَاغَتْ الشَمْسُ قَبْلَ اَنْ يَرْتَحِلَ صَلَّى الظُهْرَ ثُمَّ
رَكِبَ (رواه البخارى ومسلم)
Artinya: dari Anas, ia berkata: Rasulullah apabila ia bepergian
sebelum matahari tergelincir, maka ia mengakhirkan Sholat duhur sampai
waktu asar, kemudian ia berhenti lalu menjamak antara dua sholat
tersebut, tetapi apabila matahari telah tergelincir (sudah masuk waktu
duhur) sebelum ia pergi, maka ia melakukan Sholat Dhuhur (dahulu) kemudian
beliau naik kendaraan (berangkat). (H.R. Bukhari dan Muslim)Dari hadis di atas dapat disimpulkan bahwa Rasulullah pernah menjamak sholat karena ada suatu sebab yaitu bepergian. Hal menunjukkan bahwa menggabungkan dua sholat diperbolehkan dalam Islam namun harus ada sebab tertentu.
Sholat Jama' boleh dilaksanakan karna beberapa alasan (halangan) berikut:
- Dalam perjalanan jauh minimal 81 km (menurut kesepakatan sebagian besar imam madhab)
- Perjalanan itu tidak bertujuan untuk maksiat.
- Dalam keadaan sangat ketakukan atau khawatir misalnya perang, sakit, hujan lebat, angin topan dan bencana alam.
3. Bagaimana cara melaksanakan Sholat Jama'?
Sholat Jama' dapat dilaksanakan dengan dua cara:
- Jama' Takdim (Jama' yang didahulukan), yakni menjama' dua sholat yang dilaksanakan pada waktu yang pertama. Misalnya menjamak Sholat Dhuhur dengan Asyar, dikerjakan pada waktu duhur ( 4 rakaat Sholat Dhuhur dan 4 rakaat Sholat Ashar) atau menjamak Sholat Magrib dengan ‘Isya dilaksanakan pada waktu magrib (3 rakaat Sholat Magrib dan 4 rakaat Sholat ‘Isya).
- Jama' Ta’khir (jama' yang diakhirkan), yakni menjama' dua sholat yang dilaksanakan pada waktu yang kedua. Misalnya menjamak Sholat Shuhur dengan Ashar, dikerjakan pada waktu asar atau menjama' Sholat Magrib dengan ‘Isya dilaksanakan pada waktu ‘Isya.
Cara Melaksanakan Salat Jamak Takdim
Misalnya salat duhur dengan asar: salat duhur dahulu empat rakaat kemudian salat asar empat rakaat, dilaksanakan pada waktu duhur.
Tata caranya sebagai berikut:
1) Berniat salat duhur dengan jamak takdim. Bila dilafalkan yaitu:
” Saya niat salat salat duhur empat rakaat digabungkan dengan salat asar dengan jamak takdim karena Allah Ta’ala”
2) Takbiratul ihram
3) Salat duhur empat rakaat seperti biasa.
4) Salam.
5) Berdiri lagi dan berniat salat yang kedua (asar), jika dilafalkan sebagai berikut;
2) Takbiratul ihram
3) Salat duhur empat rakaat seperti biasa.
4) Salam.
5) Berdiri lagi dan berniat salat yang kedua (asar), jika dilafalkan sebagai berikut;
اُصَلِّى فَرْضَ العَصْرِ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ جَمْعًا تَقْدِيْمًا مَعَ الظُهْرِ فَرْضًا للهِ تَعَالى
“ Saya niat salat asar empat rakaat digabungkan dengan salat duhur dengan jamak takdim karena Allah ta’ala.
6) Takbiratul Ihram
7) Salat asar empat rakaat seperti biasa.
8) Salam.
Catatan: Setelah salam pada salat yang pertama harus langsung berdiri,tidak boleh diselingi perbuatan atau perkataan misalnya zikir, berdo’a, bercakap-cakap dan lain-lain).
Cara Melaksanakan Salat Jamak Ta’khir. Misalnya salat magrib dengan ‘isya: boleh salat magrib dulu tiga rakaat kemudian salat ‘isya empat rakaat, dilaksanakan pada waktu ‘isya.
Tata caranya sebagai berikut:
1) Berniat menjamak salat magrib dengan jamak ta’khir. Bila dilafalkanyaitu:
2) اُصَلِى فَرْضَ المَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ جَمْعًا تَأخِيْرًا مَعَ العِشَاءِ فَرْضًا للهِ تََعَالَى
“ Saya niat salat salat magrib tiga rakaat digabungkan dengan salat ‘isya dengan jamak ta’khir karena Allah Ta’ala”
3) Takbiratul ihram
4) Salat magrib tiga rakaat seperti biasa.
5) Salam.
6) Berdiri lagi dan berniat salat yang kedua (‘isya), jika dilafalkan sebagai berikut;
7) اُصَلّى فَرْضَ العِسَاءِ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ جَمْعًا تَأخِيْرًا مَعَ المَغْرِبِ فَرْضًا للهِ تََعَالَى
“ Saya berniat salat ‘isya empat rakaat digabungkan dengan salat magrib dengan jamak ta’khir karena Allah Ta’ala.”
8) Takbiratul Ihram
9) Salat ‘isya empat rakaat seperti biasa.
10) Salam.
Catatan: Ketentuan setelah salam pada salat yang pertama sama seperti salat jamak takdim. Untuk menghormati datangnya waktu salat, hendaknya keuika waktu salat pertama sudah tiba, maka orang yang akan menjamak ta’khir, sudah berniat untuk menjamak ta’khir salatnya, walaupun salatnya dilaksanakan pada waktu yang kedua.
B. Salat Qasar
1. Pengertian Salat Qasar
Salat qasar adalah salat yang dipendekkan (diringkas), yaitu melakukan salat fardu dengan cara meringkas dari empat rakaat menjadi dua rakaat. Salat fardu yang boleh diringkas adalah salat yang jumlah rakaatnya ada empat yaitu duhur , asar dan ‘isya.
Hukum melaksanakan salat qasar adalah mubah (diperbolehkan) jika syaratnya terpenuhi.
Allah berfirman dalam al Qur’an surat An Nisa ayat 101 yang artinya: “ Dan apabila kamu beprgian di muka bumi, maka tidak mengapa kamu menqasar salatmu, jika kamu takut diserang orang-orang kafir, sesungguhnya orang-orang kafir itu musuh yang nyata bagimu.” Q.S.(An Nisa[4]: 101)
2. Syarat Sah Salat Qasar
Syarat-syarat salat qasar sama dengan syarat salat jamak hanya ditambah persyaratan bahwa salat yang dapat diqasar adalah salat yang jumlah rakaatnya empat, tidak makmum pada orang yang salat sempurna (biasa, tidak qasar)
3. Praktik Salat Qasar Ambil contoh salat qasar duhur.
Tata caranya sebagai berikut:
6) Takbiratul Ihram
7) Salat asar empat rakaat seperti biasa.
8) Salam.
Catatan: Setelah salam pada salat yang pertama harus langsung berdiri,tidak boleh diselingi perbuatan atau perkataan misalnya zikir, berdo’a, bercakap-cakap dan lain-lain).
Cara Melaksanakan Salat Jamak Ta’khir. Misalnya salat magrib dengan ‘isya: boleh salat magrib dulu tiga rakaat kemudian salat ‘isya empat rakaat, dilaksanakan pada waktu ‘isya.
Tata caranya sebagai berikut:
1) Berniat menjamak salat magrib dengan jamak ta’khir. Bila dilafalkanyaitu:
2) اُصَلِى فَرْضَ المَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ جَمْعًا تَأخِيْرًا مَعَ العِشَاءِ فَرْضًا للهِ تََعَالَى
“ Saya niat salat salat magrib tiga rakaat digabungkan dengan salat ‘isya dengan jamak ta’khir karena Allah Ta’ala”
3) Takbiratul ihram
4) Salat magrib tiga rakaat seperti biasa.
5) Salam.
6) Berdiri lagi dan berniat salat yang kedua (‘isya), jika dilafalkan sebagai berikut;
7) اُصَلّى فَرْضَ العِسَاءِ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ جَمْعًا تَأخِيْرًا مَعَ المَغْرِبِ فَرْضًا للهِ تََعَالَى
“ Saya berniat salat ‘isya empat rakaat digabungkan dengan salat magrib dengan jamak ta’khir karena Allah Ta’ala.”
8) Takbiratul Ihram
9) Salat ‘isya empat rakaat seperti biasa.
10) Salam.
Catatan: Ketentuan setelah salam pada salat yang pertama sama seperti salat jamak takdim. Untuk menghormati datangnya waktu salat, hendaknya keuika waktu salat pertama sudah tiba, maka orang yang akan menjamak ta’khir, sudah berniat untuk menjamak ta’khir salatnya, walaupun salatnya dilaksanakan pada waktu yang kedua.
B. Salat Qasar
1. Pengertian Salat Qasar
Salat qasar adalah salat yang dipendekkan (diringkas), yaitu melakukan salat fardu dengan cara meringkas dari empat rakaat menjadi dua rakaat. Salat fardu yang boleh diringkas adalah salat yang jumlah rakaatnya ada empat yaitu duhur , asar dan ‘isya.
Hukum melaksanakan salat qasar adalah mubah (diperbolehkan) jika syaratnya terpenuhi.
Allah berfirman dalam al Qur’an surat An Nisa ayat 101 yang artinya: “ Dan apabila kamu beprgian di muka bumi, maka tidak mengapa kamu menqasar salatmu, jika kamu takut diserang orang-orang kafir, sesungguhnya orang-orang kafir itu musuh yang nyata bagimu.” Q.S.(An Nisa[4]: 101)
2. Syarat Sah Salat Qasar
Syarat-syarat salat qasar sama dengan syarat salat jamak hanya ditambah persyaratan bahwa salat yang dapat diqasar adalah salat yang jumlah rakaatnya empat, tidak makmum pada orang yang salat sempurna (biasa, tidak qasar)
3. Praktik Salat Qasar Ambil contoh salat qasar duhur.
Tata caranya sebagai berikut:
- Berniat salat dengan cara qasar. Jika dilafalkan sebagai berikut:
Artinya: “ saya berniat salat duhur dua rakaat diqasar karena Alla Ta’ala”
- Takbiratul ihrom.
- Salat dua rakaat
- Salam.
1. Pengertian Salat Jamak Qasar.
Salat jamak qasar adalah menggabungkan dua salat fardu dalam satu waktu sekaligus meringkas (qasar).
Hukum dan syaratnya sama dengan salat jamak dan salat qasar. Salat jamak qasar dapat dilaksanakan secara takdim maupun ta’khir.
Umat Islam dapat melakukan salat fardu secara jamak, qasar maupun jamak qasar asalkan memenuhi syarat sahnya. Hal ini merupakan rukhsah (keringanan )yang diberikan Allah agar manusia tidak meninggalkan salat fardu walau dalam keadaan apapun. Allah tidak menghendaki kesukaran pada hambaNya.
2. Praktik Salat Jamak Qasar Salat Jamak Qasar menggunakan Jamak Takdim: misalnya salat duhur dengan asar. Tata caranya sebagai berikut:
Hukum dan syaratnya sama dengan salat jamak dan salat qasar. Salat jamak qasar dapat dilaksanakan secara takdim maupun ta’khir.
Umat Islam dapat melakukan salat fardu secara jamak, qasar maupun jamak qasar asalkan memenuhi syarat sahnya. Hal ini merupakan rukhsah (keringanan )yang diberikan Allah agar manusia tidak meninggalkan salat fardu walau dalam keadaan apapun. Allah tidak menghendaki kesukaran pada hambaNya.
2. Praktik Salat Jamak Qasar Salat Jamak Qasar menggunakan Jamak Takdim: misalnya salat duhur dengan asar. Tata caranya sebagai berikut:
- Berniat menjamak qasar salat duhur dengan jamak takdim. Jika dilafalkan sebagai berikut:
اُصَلّى فَرْضَ الظُهْرِ رَكْعَتَيْنِ قَصْرًا مَجْمُوْعًا اِلَيْهِ العَصْرُ جَمْعَ تَقْدِيْمًا للهِ تَعَالَى
“ Saya berniat salat duhur dua rakaat digabungkan dengan salat asar dengan jamak takdim, diqasar karena Allah Ta’ala”- Takbiratul ihram.
- Salat duhur dua rakaat (diringkas)
- Salam.
- Berdiri dan niat salat asar, jika dilafalkan sebagai berikut:
اُصَلّى فَرْضَ العَصْرِ رَكْعَتَيْنِ قَصْرًا مَجْمُوْعًا اِلَِى الظُهْرِ جَمْعَ تَقْدِيْمًا للهِ تَعَالَى
“ Saya berniat salat asar dua rakaat digabungkan dengan salat duhur dengan jamak takdim, diqasar karena Allah Ta’ala”- Takbiratul ihram.
- Salat asar dua rakaat (diringkas)
- Salam
- Berniat menjamak qasar salat magrib denganjamak ta’khir. Jika dilafalkan sebagai berikut:
اُصَلّى فَرْضَ المغرب ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا اِلَى العِشَاءِ جَمْعَ تَاْخِيْرًا للهِ تَعَالَى
“ Saya berniat salat magrib tiga rakaat digabungkan dengan salat isya’ dengan jamak ta’khir karena Allah Ta’ala.”- Takbiratul ihram.
- Salat magrib tiga rakaat seperti biasa.
- Salam.
- Berdiri dan niat salat isya’. Jika dilafalkan sebagai berikut:
اُصَلّى فَرْضَ العِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ قَصْرًا مَجْمُوْعًا اِلَيْهِ المَغْرِبُ جَمْعَ تَاْخِيْرًا للهِ تَعَالَى
“ Saya berniat salat isya’ dua rakaat digabungkan dengan salat magrib dengan jamak ta’khir, diqasar karena Allah Ta’ala.”- Takbiratul Ihram.
- Salat isya’ dua rakaat (diringkas)
- Salam







